Minggu, 29 November 2020

KERAJINAN BAHAN KERAS


KERAJINAN BAHAN KERAS

Kerajinan dihasilkan manusia untuk memenuhi kebutuhan keseharian, namun juga dapat digunakan sebagai kepentingan ritual. Namun tidak sedikitpula kerajinan yang diperuntukkan sebagai pellengkap interior. Benda kerajinan jenis ini di perlakukan secara khusus menjadi benda yang sangat bernilai,diproduksi terbatas, dan bahkan memiliki kekhasan yang terlihat sebagai kearifan lokal.

Sifat kerajinan yang berfungsi untuk memenuhi kepentingan tertentu ini maka kerajinan dibuat secara sengaja guna melengkapi atau menghias sebuah ruang.

Produk kerajinan sebagai pelengkap ini secara umum dapat kita kelompokkan berdasarkan kegunaannya, yakni untuk memperindah struktur kegunaan, sebagai nilai tambah dari penampilan sebuah benda, merupakan pelengkap busana, dan sebagainya. Keragaman jenis kerajinan bahan keras alam dan buatan terlihat melalui produk-produk yang tersebar di berbagai daerah perkotaan dan pelosok desa.

A.     Prinsip Kerajinan Bahan Keras

Pengetahuan dalam keragaman bahan dan alat serta teknik yang digunakan dalam pembuatan kerajinan bahan kers merupakan cermin dari kepiawainan perajin dalam penciptaan karyanya serta mampu melakukan perubahan-prubahan kreatif.

1.      Keunikan Bahan Kerajinan

2.      Keragaman muatan nilai dalam produk kerajinan

3.      Aspek rancangan dalam produk kerajinan

Adapun faktor-faktor permasalahan obyektif yang diperlukan sebelum perancangan adalah:

1)      Faktor Teknis

·         Metode produksi yang handal

·         Penerapan daya mesin atau manual dan

·         Tingkat kemahiran sumber daya manusia

2)      Faaktor Ekonomis

·         Pemasaran yang tahan persaingan

·         Sistem pemasokan atau distribusi

·         Kebijakan penciptaan (hak cipta)

·         Nilai jual dan keberadaan suku cadang

·         Selera masyarakat terhadap produk tersebut

3)      Faktor Ergonomis

·         Kenyamanan

·         Keamanan

·         Kesesuaian

·         kepraktisan

4)      Faktor Sains dan Teknologi

·         Terdapat unsur kebaruan atau temuan baru (inovasi atau modifikasi)

·         Selalu mengikuti perkembangan pengetahuan dan teknologi

5)      Faktor Estetika

·         Menampilkan bendtuk keindahan

·         Memiliki daya pikat

·         Terjadi keserasian

·         Penggarapan yang rinci dan detail

·         Perupaan atau pewarnaan

·         Kesan atau gugahan yang ditampilkan

6)      Faktor kondisi lingkungan

·         Nilai budaya

·         Kondisi lingkungan atau wilayah setempat

B.     Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras

1.      Bahan keras alam

Ø  Kaayu

Ø  Bambu

Ø  Rotan

2.      Bahan keras buatan

Ø  Kaca

Ø  Logam

Ø  kaleng

 

 

Senin, 26 Oktober 2020

PERBEDAAN CARA PANDANG (Tips saat bertanya)

 

BAB 2

PERBEDAAN CARA PANDANG

1.       Memahami perbedaan  cara pandang

Cara pandang dapat menjadi massalah jika seseorang sampai memaksakan pendapatnya atau tidak bisa di hilangkan. Bahkan perbedaan cara pandang dapat bermanfaat jika seseorang bisa berlapang dada menerima pendapat orang lain. Agar bisa menerima pendapat orang lain, maka dapat belajar dari pengalaman orang lain sehingga menjadi lebih pandai, bijak, dan bertambah wawasannya. Sikap yang perlu di kembangkan agar perselisihan dan perdebatan bisa di atasi :

a)      Menghormati dan menghargai orang lain serta memperlakuklan orang lain dengan sopan dan hormat.

b)      Mau mendengarkan saran atau pendapat orang lain dan tidak bersikap mau menang sendiri.

c)       Bisa mengendalikan diri, tiddak mudah marah, tidak egois, bersikap tenang, berpikir jernih, dan mengandalkan berpikir logis.

d)      Mau memahami perasaan orang lain dan peduli terhadap kesulitan orang lain

e)      Tidak mengeluarkan kata-kataa yang bisa menyinggung perasaan dan harga diri orang lain

f)       Bersedia mengakui kesalahan kemudian meminta maaf

g)      Mempunyai rasa hormat sehingga dapat mengurangi ketegangan dan dapat menghindarkan diri dari timbulnya ketegangan yang menjurus pada kekerasan.

 

2.       Menyampaikaan pendapat dalam muusyawarah

Cara pandang dalam suatu kelompok dapat di siasati dengan berdiskusi atau bermusyawarah.cara pandang dapat di ambil jalan tengahnya  sehingga dapat di ambil keputusan secara bersama-sama.Diskusi merupakan kegiatan yang bisa di lakukan diberbagai lapangan atau situasi seperti di dalam kelas , didunia politik,perdagangan, sosial dan kebudayaan. Kegiatan ini lebih dari satu orang. Diskusi terjadi daalam kelompok, baik kelompo besar maupun kelompok kecil.Persyaratan diskusi sebagai berikut:

Ø  Adanya anggota kelompok

Ø  Terjadinya interaksi komunikasi tatap muka

Ø  Mempunyai tujuan bersama

Ø  Berlangsung dengan proses yang teratur dan sistematis

Adapun Tugas dan tanggung jawab ketua kelompok diskusi adalah:

v  Mengambil tindakan tentang apa yang harus dilakukan

v  Memberikan informasi yang sesuai,singkat dan jelas.

3.       Pengambilan Keputusan

a)      Rumuskan Masalah

b)      Menamping pendapat yang lainnya

c)       Telaah kebaikan dan kelemahan setiap usulan pendapat

d)      Berfikir dan Bersikap Apresiatif

e)      Memutuskan, Bertindakan, dan Menilai Keputusan

Cara mengambil Keputusan melalui berpikir secara apresiatif yaitu:

1.       Jaangan mengambil keputusan secara emosional, pertimbangkan dengan matang dengan berfikir secara rasional dan memperhitungkan kebaikan dan kelemahan dari setiap keputusan yang di ambil

2.       Tidak berlaku subjektif dalam mengambil keputusan

3.       Dalam membuat keputusan, kamu memilih dari beberapa alternatif, bukan hanya memilih mana yang benar atau mana yang salah.

4.       Dalam mengambil keputusan sebisa mungkin melibatkan orang orang-oran yang terkait dengan keputusan yang diambil.

*      Tips saat bertanya:

-          Membuka dengan salam/ selamat pagi/siang/sore/malam/nama budaya

-          Mengangkat Taangan kanan

-          Meminta izin Berbicara

-          Berterima kasih karna telah di izinkan berbicara

-          Bertanya/ menjawab pertanyaan

-          Berterima Kasih

-          Menutup dengan Salam

 

 

Soal!

1.       Apa yang dimaksud dengan dinamika kelompok?

2.       Mengapa cara pandang setiap orang tidak sama? Jelaskan menurut anda

 

 

 

Selamat Mengerjakan....!

Jumat, 27 Maret 2020

BAGAIMANA MENGHILANGKAN KEMALASAN

BAGAIMANA MENGHILANGKAN KEMALASAN


A. BENTUK & SIFAT
Kemalasan ini termasuk kata yang paling tua dipakai manusia. Kita akrab dengan kata ini dari kecil sampai tua. Nah, kalau melihat praktek hidup dan teori-teori yang ada, bentuk dan sifat kemalasan itu bisa dijelaskan seperti di bawah ini: 
1. Kemalasan yang dipicu oleh perubahan faktor eksternal dan Internal. Meminjam istilah yang dipakai Philip G. Zimbardo, Scott, Foresman (1979) dalam bukunya Psychology & Life, ini bisa disebut kemalasan yang bentuknya "state" (keadaan). Seorang pengusaha akan mendadak malas berusaha ketika uang hasil usahanya selama raib ditipu orang. Seorang pelajar / mahasiswa akan mendadak malas ketika dosen / guru kesayangannya tidak lagi diberi tugas mengajar materi kesayangan. Banyak orang yang tiba-tiba malas saat isi dompetnya kosong. Umumnya, kemalasan yang bentuknya "state" ini bersifat sementara (temporer).  
2. Kemalasan yang timbul akibat irama mood. Mood adalah perubahan intensitas perasaan. Ada yang menyebutnya juga dengan istilah siklus kehidupan (life cycle). Kemalasan semacam ini umum dialami oleh hampir semua manusia. Orang yang paling giat pun terkadang menghadapi saat-saat yang membuatnya merasa malas. 
3. Kemalasan yang memang itu kita sendiri yang menciptakan. Kemalasan semacam ini bisa disebut "trait", bawaan. Bawaan di sini maksudnya kita yang menciptakan, kita yang memilih, kita sendiri yang menjadi penyebabnya. Kemalasan seperti ini sifatnya permanen, atau abadi. Selama kita tidak mengubahnya, selama itu pula kemalasan itu bertengger di dalam diri kita. 
B. APA YANG MEMBUAT KEMALASAN ITU ABADI ?
1.  Tidak memiliki sasaran hidup yang jelas. Sasaran ini bisa berbentuk: apa yang ingin kita lakukan, apa yang ingin kita raih, apa yang ingin kita miliki. Sasaran ini ada yang bersifat jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang. 
2.  Filsafat hidup yang negatif. Ini misalnya saja: "Daripada sudah bekerja keras tetapi tidak kaya-kaya, mendingan kerja asal-asalan aja", "Ngapain sekolah rajin, toh sudah banyak sarjana yang nganggur", "Boro-boro cari rizki yang halal, yang haram aja susahnya minta ampun", dan lain-lain dan seterusnya. 
3. Terlalu banyak dan terlalu lama membiarkan pikiran atau perasaan negatif, misalnya: saya tidak mampu, saya tidak bisa, saya selalu minder, saya ragu-ragu, saya malas-malasan, saya tidak bahagia dengan diri saya, dan seterusnya. 
4. Tidak mau memilih yang positif. Untuk orang dewasa ,ini adalah kunci. Gagal bercinta, gagal usaha, gagal berkarir, dan lain-lain, memang itu semua bisa memicu kemalasan. Tetapi, seperti yang sudah kita singgung, kemasalan di situ sifatnya hanya sementara. Yang kerap membuatnya abadi adalah penolakan untuk segera bangkit. Jika kita menolak membangkitkan-diri, semua kemalasan sifatnya abadi. Jika kita tetap memilih menjadi pemalas, maka tidak ada kekuatan apapun yang bisa membuat kita menjadi tidak malas. Kalau kita sadar tanggung jawab kita sebagai pelajar / mahasiswa, rasanya tidak mungkin kita bisa menjadi pelajar yang malas. Kalau kita sadar tanggung jawab kita sebagai karyawan, rasanya tidak mungkin kita bisa menjadi karyawan yang malas. Dan seterusnya dan seterusnya. Kesadaran inilah yang memunculkan motivasi dan komitmen intrinsik (inisiatif dan tekad dari dalam). 
5. Kurang belajar menggunakan ledakan emosi. Marah, tidak puas, malu, takut, ingin dipuji, dan seterusnya itu adalah termasuk bentuk ledakan emosi. Ini bisa kita gunakan untuk mengusir kemalasan dan bisa pula
kita gunakan untuk menambah kemalasan. Takut akan dimarahi orangtua kalau nilai kita jeblok dapat kita gunakan untuk memacu diri dalam belajar. Malu dikatakan orang pengangguran bisa kita gunakan untuk memperbanyak aktivitas. Tidak puas atas nasib kita pada hari ini dapat kita gunakan untuk mendorong perubahan.  
C. Membangun Pondasi Personal
Kenapa perlu membangun fondasi personal? Seperti yang sudah kita singgung, penyebab dan pemicu kemalasan itu kalau dicari banyak (tak terhitung). Apalagi jika yang kita cari itu adalah sebab eksternal di luar diri kita. Meski demikian, yang akan menjadi kunci utama di sini adalah tetap diri kita. Inilah alasan kenapa kita perlu membangun fondasi itu.Fondasi personal adalah seperangkat dasar-dasar hidup yang kita gunakan sebagai landasan dalam melangkah. Dengan fondasi yang kuat ini diharapkan hidup kita tidak mudah goyah atau ambruk oleh hal-hal yang tidak kita inginkan. Apa yang diperlukan untuk membangun pondasi personal ini?   

Menjaga stabilitas. Agar stabilitasnya terjaga, maka harus digerakkan, dijalankan atau dinaiki. Bagaimana menstabilkan hidup? Membangun sasaran dan program.  2. Perlu melakukan alignment. Pengertian dasarnya adalah upaya untuk meluruskan langkah agar tidak keluar dari track, rel, sasaran, target, tujuan, visi, misi dan seterusnya.  3. Perlu memiliki personal-urgency. Urgency di sini desakan ke dalam atau semacam deadline yang kita buat sendiri untuk diri kita (personalimpose).  4. Perlu pembelajaran yang terus menerus (continuous learning). Pembelajaran itu artinya memperbaiki diri dari apa yang kita lakukan.  5. Membuka diri terhadap berbagai pencerahan atau sesuatu yang bisa meng-inspirasi, memotivasi, membersihkan kotoran batin dan menghidupkan pikiran. misalnya saja: membaca buku atau artikel, mendengarkan ceramah atau cerita orang, melihat kejadian, berwisata yang mendidik, dan lain-lain.


Selasa, 07 Januari 2020

Cara Memulai Semester Baru Dengan Semangat Baru & Prestasi Yang Luar Biasa (Baru)


Cara Memulai Semester Baru Dengan Semangat Baru
&
 Prestasi Yang Luar Biasa (Baru)

Waktunya kita kembali ke Sekolah. Banyak dari kita yang tidak siap untuk memulai semester baru, bahkan memulai awal masuk sekolah dengan bermalas-malasan.

Semester depan ini, selain semester baru juga merupakan tahun baru kita menempuh pelajaran di sekolah. Oleh karenanya sebelum kita memulai hari- hari kita sekolah di tahun baru ini, kita harus mempersiapkan diri agar lebih bersemangat belajar di sekolah.

Masuk sekolah haruslah diisi dengan semangat. Jika dari awal memulai belajar di sekolah dengan semangat, tentunya hari-hari kita di sekolahpun akan bersemangat dan lebih bersemangat untuk belajar.

Persiapan mental juga dibutuhkan oleh siswa dalam menghadapi semester baru. Jangan sampai menghadapi semester baru mentalnya juga drop. Harus siap menghadapi sekolah gimana pun caranya. Jadikan sekolah motivasi untuk lebih maju.

Oleh karenanya kita harus memiliki motivasi belajar untuk memulai sekolah di semester baru dan tahun yang baru pula. Yang paling terpenting adalah motivasi diri agar lebih sukses di semester ini, baik dalam prestasi akademik maupun nonakademik.

Berikut kita berikan beberapa tips untuk membangun motivasi belajar kita di semester baru :


1.       Menetapkan Target

Buatlah target belajar yang realistis dan optimis. Target kita tidak usah muluk-muluk, yang terpenting sesuai dengan kemampuan kita dan kita mampu untuk mengejar target tersebut.

2. Selalu mengingat target yang ingin kita capai

Biasanya kita lupa akan target yang kita buat. Oleh karenanya pengulangan ingatan kita akan target yang ingin kita capai dalam belajar sangatlah penting. Disamping sebagai pengingat juga akan menambah motivasi kita untuk mencapai target tersebut. Kegiatan mengingat ini banyak caranya, misal kita tulis target yang ingin kita capai dan menempelkannya di cermin, jadi setiap kita bercermin kita akan selalu mengingat target yang ingin kita capai selama belajara di semester ini.



3. Bergaulah dengan teman yang selalu memotivasi kita untuk belajar

Disini bukan berarti kita memilah-milah teman kita sehingga kita hanya bergaul dengan yang pintar saja. Maksud di sini adalah intensitas kita dalam bergaul kita arahkan lebih condong pada teman kita yang dapat memacu kita untuk belajar.

4. Sediakan waktu untuk mengulang pelajaran sekolah di rumah

Nampaknya hal ini harus dibiasakan, bila perlu dipaksakan. Jika kita sibuk dengan kegiatan kita, rutinitas, pergaulan, atau bahkan kegiatan bermain kita, setidaknya kita sisihkan satu jam khusus untuk belajar mengenai pelajaran sekolah. Dengan demikian kita akan terbiasa untuk belajar bagaimanapun situasinya.

5. Bukalah website atau blog yang membantu kita belajar di saat online

Sekarang kegiatan online nampaknya jadi kegiatan wajib kalian. Online apapun itu kegiatannya; perbarui status di sosial media, chatting, main game online ataupun hanya sekedar browsing di mbah google. Usahakan setidaknya kita membuka website atau blog tentang palajaran di sekolah, contohnya website utakatikotak ini yang dapat membantu kita untuk belajar.

6. Buatlah catatan berupa mad mapping (peta pikiran)

Mad mapping atau peta pikiran merupakan cara yang efektif dan menyenangkan untuk belajar. Kita bisa membuat mad mapping baik berupa tulisan ataupun gambar.
7. Carilah motivator

Motivator adalah orang yang selalu dapat memotivasi kita. Disini kalian bisa menjadikan siapa saja untuk jadi motivator kalian, bisa orang tua, teman, sahabat, guru atau yang lainnya yang selalu mampu menyemangati kita untuk belajar.


Semoga bermanfaat, semoga dengan melakukan tips di atas ini prestasi belajar kalian jauh lebih baik dari semester sebelumnya.